PENINGKATAN KAPABILITAS TEKNOLOGI DALAM MENGHADAPI ERA DISRUPSI PADA GENERASI MILENIAL MELALUI WEBINAR
DOI:
https://doi.org/10.35130/bbjm.v1i2.142Abstract
Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memberikan paradigma perlunya meningkatkan kapabilitas penggunaan teknologi terutama ponsel pintar pada generasi milenial. Ternyata banyak konsumen yang membeli kebutuhannya secara daring dan itu merupakan kesempatan yang dapat direbut. Permasalahan yang dihadapi oleh para generasi milenial ialah pemanfaatan ponsel pintar yang tidak maksimal karena kurangnya minat dan tidak menariknya wirausaha melalui daring. Melalui metode pelatihan berupa pemberian materi secara daring dengan aplikasi zoom atau biasa disebut webinar, peserta dapat bertanya secara langsung tanpa perlu berkumpul. Pada akhir kegiatan dilakukan dengan sesi tanya jawab sebagai bentuk evaluasinya. Hasil setelah mengikuti pelatihan, paradigma mereka terbuka untuk memunculkan minat mereka untuk memulai usaha secara daring hanya dengan memanfaatkan ponsel pintar mereka.References
Apsari, F., Darmawan, M., dan Prasetyo, E. 2018. Pemanfaatan Teknologi bagi Generasi Millenial: Konseling Berbasis Teks Menggunakan Riliv-Aplikasi Android. Jurnal Experientia. 6 (1) 45-49.
Brahma, I. 2020. Penggunaan Zoom sebagai Pembelajaran Berbasis Online dalam Mata Kuliah Sosiologi dan Antropologi pada Mahasiswa PPKN di STKIP Kusumanegara Jakarta. Jurnal Ilmu Pendidikan Nonformal Aksara. 6 (2) 97-102.
Dehghani, M. dan Tumer, M. 2015. A Research on Effectiveness of Facebook Advertising on Enhancing Purchase Intention of Consumers. Computers in Human Behavior. 49 597-600.
Fauziah. 2020. Strategi Komunikasi Bisnis Online Shop “Shoppe†dalam Meningkatkan Penjualan. Jurnal Abiwara. 1 (2) 45-53.
Firoz, N. 2020. Learning from WhatsApp’s Business Model: The World of Messaging Apps. The Journal of American Academy of Business. 25 (2) 10-17.
Harumiaty, N. 2016. Belajar Mandiri menggunakan Webinar untuk meningkatkan Kompetensi Pustakawan di Indonesia. Prosiding Konferensi Call for Paper & Musda III FPPTI Jawa Timur 21-23 September 2016 di Sumenep.
Haryanto, A. 2020. Riset: ada 175,2 juta pengguna internet di Indonesia. (https://inet.detik.com/cyberlife/d-4907674/riset-ada-1752-juta-pengguna-internet-di-indonesia, diakses 31 Juli 2020).
Izzati, N. 2015. Motif Penggunaan Gadget Sebagai Sarana Promosi Bisnis Online di Kalangan Mahasiswa UIN Sunan Kalijaga. Jurnal Komunikasi ASPIKOM. 2 (5) 374-380.
LIPI. 2014. Kapasitas Inovasi dan Kapasitas Teknologi Industri Indonesia masih rendah. (http://lipi.go.id/id/berita~2Fsingle~2Fkapasitas-inovasi-dan-kapabilitas-teknologi-industri-indonesia-masih-rendah-2F13650, diakses 31 Juli 2020).
Mohansyah dan Parani. 2018. Digital Online dan Trust dalam Hubungan Antara Tokopedia dengan Pengguna Layanan. Jurnal Lontar. 6 (1) 58-68.
Saputro, F. 2019. Peran dan Tantangan Pemuda “di Era Generasi Milenialâ€. (https://pustakabergerak.id/artikel/peran-dan -pemuda-di-era-generasi-millenial, diakses 31 Juli 2020).
Situmeang, R. 2018. Dampak Bisnis Online dan Lapangan Pekerjaan terhadap Peningkatan Pendapatan Masyarakat (Studi Kasus Jasa Bisnis Online Transportasi Grab di Kota Medan). Asian Journal of Innovation and Entrepreneurship. 3 (3) 319-335.
Sujanto, R. 2018. Strategi Komunikasi Sosial Komunitas Pelapak Bukalapak. Channel. 6 (1) 106-119.
Syafarudin. 2020. Disrupsi Pemerintah dan Politik Era 4.0. (https://www.unila.ac.id/disrupsi-pemerintahan-dan-politik-era-4-0/, diakses 31 Juli 2020).
Taufiq, A., Mandasari, A., dan Romdani, A. 2018. Analisis Faktor-faktor Pembentuk Konsumsi Status pada Generasi Millenial. Jurnal Ekonomi Manajemen. 4 (2) 143-149.
